Trending Topic
ADA PESTA PESTA YA’AHOWU DI NIAS AGUSTUS NANTI
21 Jun 2016 06:41 Event/ Public Event
img

Madingkita.com - Nias bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata di Pulau Nias. Salah satunya dengan menggelar Pesta Ya’ahowu dan surfing internasional di Kabupaten Nias Selatan dan Kota Gunung Sitoli pada 6—8 Agustus 2016.

Pembukaan Pesta Ya’ahowu 2016 akan berlangsung di Kabupaten Nias Selatan pada 6 Agustus dan penutupannya bertempat di Gunung Sitoli pada 8 Agustus mendatang.

Pesta tersebut akan dimeriahkan dengan sejumlah atraksi budaya, lomba surfing internasional di Pulau Tello, Nias Selatan, upacara adat Nias, atraksi budaya lokal Kepulauann Nias, atraksi tari perang, atraksi lompat batu, kuliner dan pameran kerajinan Kepulauan Nias.

Malam puncak penutupan festival budaya yang dimeriahkan oleh artis nasional dan lokal, serta pelepasan 1000 lampion ke udara.

Dua kegiatan tersebut digelar dalam rangka mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Nias, sekaligus mendukung program Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia mewujudkan target tahun sebesar 12 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 260 juta pergerakan wisatawan nusantara.

Bupati Nias, Sokhoiatulo Laoli, mengatakan bahwa potensi yang dimiliki Nias sangat besar di pariwisata, hanya saja infrastrukturnya masih harus dikembangkan lagi.

Rencananya, di tahun 2016, Bandara Binaka di Nias akan mengalami perbaikan runway sehingga di tahun 2017, pesawat-pesawat yang lebih besar seperti Bombardier CJR 1000 berkapasitas 100 penumpang dapat mendarat di sini.

“Perlu sinergitas antara kabupaten/kota se-Nias untuk mengembangkan pariwisata. Kami memiliki banyak sekali potensi, kami akan memilih yang terbaik untuk kemudian diajukan ke Kementerian Pariwisata agar bisa masuk ke program pengembangan pariwisata nasional,” jelas Sokhoiatulo Laoli pada acara launching Nias Pesona Pulau Impian 2016 di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, beberapa waktu lalu.

Potensi Nias berupa bentang alam, budaya dan buatan manusia (manmade) antara lain lokasi surfing kelas dunia, panorama bahari yang menawarkan pantai berpasir putih, serta keunikan atraksi budaya lompat batu di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Nias Selatan.(pesonaindonesia)