Trending Topic
YUK, NONTON TOUR DE JAKARTA 30 JULI NANTI !
22 Jun 2016 07:08 Event/ Public Event
img

Madingkita.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama, Ketua Ikatan Penggiat Olah Raga Sepeda Jakarta (IPSJ) Perry H. Josohadisoerjo, dan Ketua Umum Yayasan Olahraga Indonesia (YOI) Rudy Hartono Kurniawan  me-launching  Tour de Jakarta (TdJ) 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, beberapa hari lalu.

Penyelenggaraan  even ini selain sebagai ajang prestasi balap sepeda jalan raya di Indonesia bertaraf internasional yang dipadukan dengan promosi pariwisata ini juga sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jakarta sekaligus  mendukung program  Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Serta dalam rangka mewujudkan target tahun ini sebanyak 12 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan 260 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air.

Penyelenggaraan TdJ  2016 yang sudah terakriditasi dan masuk dalam agenda acara UCI (Union Cycliste Internationale)  ini akan berlangsung hari  Sabtu, 30 Juli 2016 dengan melintasi ruas Jalan Sudirman dan Jalan M.H. Thamrin Jakarta. Sebanyak 16 tim  terdiri  5 tim dari mancanegara (Australia 2 tim, Filipina, Taiwan dan Laos) dan 11 tim dari dalam negeri akan unjuk kekuatan untuk memperebutkan sebagai juara dengan total hadiah sebesar Rp 130 juta.

 

Menpar Arif Yahya menyambut baik penyelenggaraan even TdJ 2016 yang akan menjadi sarana promosi efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan  dan awareness calon wisatawan terhadap potensi pariwisata  DKI Jakarta. “Strategi pengembangan pariwisata Jakarta akan dijadikan sebagai destinasi yang terintegrasi dengan Cianjur,  Banten, Bogor dan sekitarnya serta sebagai hub city. Great Jakarta dikembangkan sebagai  business tourism,  maritime tourism,  culinary tourism,   health tourism,  dan art and culture tourism,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan lebih jauh,  penyelenggaraan sport tourism bertaraf internasional selain meningkatkan kunjungan dan awareness wisatawan juga  memberikan direct impact  dan media value yang tinggi. “Dampak ekonomi langsung dari penyelenggaraan TdJ 2016 yang akan diikuti 16 tim atau 160 peserta dan officials ini menimal akan terjadi pengeluaran antara lain untuk akomodasi, transportasi,  dan makanan sebesar Rp 1,9 miliar per hari, selain itu munculnya pemberitaan even tersebut   di dalam  dan luar negeri,” kata Arief Yahya.

 

Tingginya direct impact  dan media value dari even sport tourism internasional,  menurut Menpar Arief Yahya,  menjadi salah satu alasan mengapa Kemenpar gencar mendorong kegiatan wisata olahraga  di Tanah Air seperti; Tour de Singkarak (TdS),  Tour de Banyuwangi Ijen ,  Tour de Bintan (TdB), Tour de Flores (TdF), Musi Tributon, Jakarta Marathon, maupun sebagi tuan rumah penyelenggaraan ajang olahraga internasional  MotoGP  2017 dan Asia Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 2018 mendatang.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnawa mengatakan, banyak even termasuk even sport tourism digelar di Jakarta dalam rangka mendukung pariwisata Jakarta yang dikembangkan sebagai  business tourism,  maritime tourism,  culinary tourism,   health tourism, dan art and culture tourism. Great Jakarta sebagai pintu masuk utama wisman di Indonesia, setelah Bali. Tahun 2015, jumlah wisman yang masuk ke Jakarta sebanyak 2,3  juta dengan perolehan devisa Rp 39,9 triliun dan wisnus sebanyak 30,5 juta dengan pengeluaran mencapai Rp 27,4 triliun. Target tahun ini kita naikkan menjadi 2,8 juta wisman dengan perolehan devisa Rp 47 triliun dan 32 juta wisnus dengan pengeluaran  Rp 28,8 triliun,” kata Basuki Tjahaya Purnama.(kemenpar